Kamis, 28 Januari 2016

Virus E X O

Dua Ribu Enam Belas

Tahun yang di awal bulannya membuat gue menjadi seorang fan girl.

Grup yang terpilih untuk gue fangirling-in adalah boyband dari korea selatan yang di awal karir mereka mempunyai 12 personil, grup itu bernama EXO.



Singkat cerita, semua berawal dari chairmate gue yang seorang EXO-L. Di kampus, gue selalu di suguhi dengan pemandangan dia yang lagi nonton entah MV, perform, dan lain-lain tentang EXO. Awalnya gue gasuka EXO, yang gue suka INFINITE. EXO terlalu banyak anggotanya menurut gue, susah dihafal jadinya. First impression gue ke EXO adalah, muka mereka sama semua. Sebenarnya semua boyband yang gue suka, dari SUPER JUNIOR sampai INFINITE juga awalnya gue gak bisa bedain who is who. Tapi, semakin ke sini, bahkan hanya dengan lihat sekilas ataupun hanya lihat bagian tertentu atau bahkan dengar suara mereka, gue bisa menebak itu siapa.

Untuk EXO, gue pertama kali bisa membedakan Kai dan Dio, karena itu adalah bias chairmate gue. Sepuluh sisanya masih belum bisa gue bedakan. Lalu gue coba download reality show mereka yang bernama EXO's Showtime


Dari sana gue mulai bisa membedakan mereka satu persatu. Sebelumnya gue juga sudah menaruh hati besar dengan salah satu member mereka, dan sekarang dia jadi bias gue, yaitu Chanyeol. Efek Chanyeol yang datang di The Return of Superman, ke rumah Seojun dan Seoeon. Selesai menamatkan Exo's Showtime, gue benar-benar bisa membedakan mereka,

Let me explain all of Exo's member.

1. Kim Min Seok
The Hyung. Baozi, yang wajah dan umurnya gak kontras banget. Xiumin itu orang korea, jadi jangan salah persepsi buat mengatakan Umin itu bukan orang korea karena masuk di EXO-M (Exo Mandarin). Terlalu diam untuk ukuran idol, jauh berbeda dari para dongsaengnya, Umin melindungi Exo dalam diamnya. (tsah)

2. Xi Lu Han
Their Manly Deer. Luhan, yang wajahnya cantik banget buat jadi cewek dan cowok. Hyung kedua di EXO. Suaranya lembut dan bagus. Sayang aja, our manly deer adalah orang kedua yang menjadi Ex EXO and EXO-M. Dia ini baru bukan orang korea.

3. Wu Yi Fan

The Laxy Hyung and Leader of EXO-M, Woogya-woogya, ain't my style. The third Hyung in EXO. Kris, dari nama yang di atas sudah jelas dia bukan orang korea. Ber image cool tapi seketika rusak ketika dia masuk ke showtime. Konyol dan double konyol. Orang pertama yang hengkang dari EXO dan EXO-M. Mungkin Oppa ini mau pergi ke galaxy-nya sendiri untuk meraih mimpinya.

4. Kim Jun Myeon

The leader for EXO and EXO-K (EXO Korean). The rich guy yang hanya perlu satu kartu untuk membuat para dongsaengnya bahagia. Orang yang paling jarang diberi perhatian saat dia bicara, tapi dia tetap menyayangi dongsaeng dan ketiga hyungnya. Oppa ini paling gapernah bikin kontroversi, sekali sih tapi bukan dia kok yang bikin heboh hehe.Suho Oppa suaranya juga bagus. Kalian bisa liat kan foreheadnya yang beuh, he's my third bias. Dan berasa siwon ada di wajah dia gak sih? Hoho.

5. Zhang Yixing

Lay. Orang terserius dan paling bisa merusak mood orang ketika mental dia lagi breakdown. "Pelupa" dan kayanya agak susah diajak bercanda karena dia selalu serius, haha. Suara Lay itu bagus dan khas, coba aja denger pas part Lay nyanyi di lagu apa aja.

6. Byun Baek Hyun
The princess and also prince. Haha. Suaranya bagus, sangat, parah. Trio BCD dengan Kyungsoo dan Jongdae. Kalau lihat Baek sekilas pasti agak terlihat kayak cewek karena dia imut parah dan kalau kalian lihat tangannya, ck, tangan artis hollywood wanita kalah mungkin. The most talkative member, dan masuk sebagai trio beagle di EXO, kkaepsong ^^

7. Kim Jong Dae

The Camel Dinosaurs who sing with his cheekbones ^^. Suara tinggi Chen dan suara rendah Chen gak ada yang bisa ngalahin (menurut gue). He's so adorable. He's my second bias, gue jatuh cinta sama Chen ketika mereka lomba suara tinggi di Exo's Showtime dan ketika lihat MV Miracle in December. Troll, troll, troll. Beagle dengan kelakuan yang benar-benar konyol, tapi sering juga dikerjain. Walaupun dia orang korea, dia ini member EXO-M.

8. Park Chan Yeol

The Happy Virus. Yoda. My first bias, My baby channie, saranghaeyo Oppa ^^ Masuk di line rapper, tapi bisa juga nyanyi walaupun suaranya yah normal-normal aja hehe. The noisy beagle. Untuk sekarang dia paling tinggi diantara dongsaeng dan hyungnya, tapi kalau dulu dia masih kalah sama Kris. Dari yang gue lihat di TROS, Chanyeol kayaknya udah berbakat untuk membina rumah tangga dan mengurus anak^^

9. Do Kyung Soo

The Squishy Squishy and also The Gloomy guy. Dio, D.O, Kyungsoo, yah boleh panggil dia dengan nama apapun. Suaranya bagus, hanya menurut gue agak lebih pelan dari suara Baek dan Chen. Bisa jadi pendiam, galak, cerewet. Tapi yang lebih menonjol sih pendiam. Punya heart lips dan mata serta alis yang bikin dia jadi squishy ^^

10. Huang Zi Tao

The third maknae yang jago banget Aegyo. Member tersipit menurut gue si Tao ini. He's the rapper line. Paling jago untuk ngerayu hyung-nya biar bisa dibelikan sesuatu. Belajar material art tapi takut hantu dan serangga. The King of aegyo karena bener-bener kayak cewek kalau udah kayak gitu. Sayangnya dia adalah member ketiga yang hengkang dari EXO dan EXO-M

11. Kim Jong In

Kai the sexy bronze skin or Jongin the darkest kid? Dancing machine. The second maknae yang usil tapi lebih sering kenal usil member lain. Mungkin dia bisa dibilang hot guy setelah sehun. Kalau suara, hem lihat yang asli di lagu Unfair yah ^^

12. Oh Se Hun

The Maknae's of EXO. Bubble. Yehet. Ohorrat. Cookies. Chocolate. Sharp jaw. Awalnya gue gasuka sama dia karena dia terlalu tampan. Di mata gue pertama kali Sehun itu gak kaya orang asia asli, gue berpikir dia pasti punya keturunan barat di keluarganya. Tapi kayaknya sih gak ada. The dancing machine, and also rapper line. Maknae yang pronountationnya kayak di kumur-kumur. The hottest guy, gue akui itu. Bergabung dengan Kai, perpaduan antara hot, handsome, and little bit troll.
Full Team


The last update of Team

Growl

Call Me Baby
Miracle in December

Sabtu, 12 Desember 2015

Electrical

Electrical?

Listrik, kesetrum, toko listrik, tukang listrik, token listrik, pln, telk*m, sutet, menara, kabel, meteran, mati lampu, lambang kilat warna kuning, gelombang, antena, pcb, resistor, dioda, osciloscope, multimeter, ohm, voltase, arus, daya, tesla, edison, biner, ngitung cuma bisa 0 1 abis itu 0 lagi, drafter electrical, sambungan telepon, wireless, instalasi, gambar teknik.

Yah, mungkin itu yang berhubungan dengan kata ELECTRICAL.

Perkenalkan, gue huruf pertama hijaiyah, seorang mahasiswi jurusan teknik elektro di sebuah kampus yang gerbang sama kampusnya jauhnya ga kuku ga nana. Yang ada bis buat ke kampus tapi lebih pantas disebut kopaja, tapi gak apa-apa karena bis itu muat banyak. Sampe bisa ada yang gelantungan di pintu, ga safety sih yang penting sampe kampus. Yeah

Hanya ingin mencurahkan sedikit perasaan di hati. Dulu gue merasa passion gue bukan di sini, gue merasa gue adalah sosok yang mencintai ilmu eksak yang bisa bikin ramuan ramuan, kayak nenek sihir ya, enggak deng maksud gue gue mencintai kimia. See, jauh kan dari unsur ke listrik.

Yah, tapi bukannya gue terpaksa juga masuk ke sini. Mungkin takdir, mungkin apalah itu namanya yang bikin gue mempelajari penemuan tesla, yang bikin gue mempelajari rangkaian, yang bikin gue mempelajari komponen komponen kecil yang ada di peralatan elektronik kalian semua.

Awalnya gue empet banget... Gue merasa gue kualat sama guru elektro gue dari SMP sampai SMA, karena gue gapernah merhatiin, jarang ngumpulin tugas, dan sekarang gue masuk ke dalam dunia itu. Bener kan kayanya gue kualat, engga deng takdir itu takdir.

Jadi setelah gue masuk ke dunia yang gue gak suka dan gue bodoh banget di sana, sekarang gue menjadi.... tetap gak bisa. Bercanda deng, bisa, cuma bukan pro, gue masih amatir, karena rasa malas masih menggerayang di sekeliling gue.

Tapi, setelah dipelajari semakin dalam. Elektro ga buruk-buruk amat, gak parah-parah amat kayak yang gue bayangin. Setidaknya it's fine lah.

Gue hanya berdoa, semoga gue bisa makai toga sesuai dengan target kelulusan gue. Aamiin.

Yaudah gitu aja, gamau baca yaudah, gaada yang nyuruh baca juga, orang gue cuma curhat.

Udah ah, BYE.

Selasa, 01 Desember 2015

Seruan untuk Juru Kritik

Hai kalian para pengkritik
Bukalah mulutmu di saat yang tepat
Sampaikanlah pendapatmu dengan aturan
Tunjukkanlah bahwa dirimu adalah kaum berpendidikan

Hai kalian para pengkritik
Jangan terlalu menghujat suatu kaum
Suatu kaum yang berbeda denganmu
Atau kaum yang tak engkau sukai

Hai kalian para pengkritik
Telaahlah lebih dulu sebelum bertindak
Perhatikanlah terlebih dahulu sebelum menyela
Buktikanlah dahulu sebelum menghujat

Hai kalian para pengkritik
Bukankah lebih baik kalian bersatu?
Bersatu memperjuangkan hal baik bersama-sama
Bersatu membuat perubahan bersama-sama

Bukannya malah mengkritik
Bukannya malah menghujat
Bukannya malah menjatuhkan

Tidakkah kalian tahu, hai kalian para pengkritik?
Membenci akan menghacurkan diri kalian sendiri
Membenci akan memecah belah seluruh insani
Membenci akan membuat dirimu seorang diri

Hai kalian para pengkritik
Kebersamaan atau kehancuranlah yang kalian pilih?

Sabtu, 24 Oktober 2015

Cinta?

Indah

Untuk kau yang merasakannya.

Buruk

Untuk kau yang terlalu jatuh ke dalamnya.

Ya, cinta tak pernah salah

Ia hanya sering disalah-gunakan

Ia hanya sering disalah-artikan

Tidak adil untuk cinta jika ia disalahkan

Karena ia tidak berbuat apa-apa

Kau lah yang berbuat

Kalian lah yang berbuat

Kalian yang menyakiti cinta

Kalian yang mengabaikan cinta

Kalian yang meremehkan cinta

Kalian yang telah membuang cinta

Sehingga sebagian dari kalian yang lain menyalahkan cinta

Cinta tidak patut disalahkan, benar bukan?

Kamis, 24 September 2015

Nelangsa

Kacau
Tak terjaga
Susah
Menderita
Apakah itu Indonesia?

Ironi
Ketika si Miskin terpaksa mencuri
Sedangkan si Kaya sengaja mencuri

Ironi
Ketika penguasa merasa negara ini milik mereka
Sedangkan rakyat kecil merasa terpenjara

Ironi
Ketika pilar keadilan goyah oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab

Ironi
Ketika si Pintar menjadi licik
Lalu si Bodoh hanya berpasrah diri

Ironi
Ketika yang benar disalahkan
Sedangkan yang salah di agung-agungkan

Ironi
Ketika sebuah perselisihan mampu mengakibatkan pertumpahan darah

Ironi
Ketika otot lebih cepat tanggap daripada akal sehat

Itukah Indonesia?

Kurasa bukan

Indonesia harusnya damai
Indonesia harusnya tentram
Indonesia harusnya aman
Indonesia harusnya sejahtera

Tolong wahai pribumi
Tolong wahai pemuda
Tolong wahai penguasa

Kembalikanlah keadaan negara seperti cita-cita para pendahulu.

Jumat, 04 September 2015

Maha?Siswa

Ciye.

Udah jadi Mahasiswa.

Ciye.

Udah gak pakai seragam lagi.

Ciye.

Sering kena pehape dosen sekarang.

Ciye.

Pokoknya semua ciye deh!

Ciye...

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah mengizinkan gue untuk kuliah di Politeknik Negeri Jakarta *saik* *promosi* *yuk yang tahun depan masuk sini*

Ituloh yang letaknya di dalem U*I tapi bukan U*I, ada di kawasan Depok tapi namanya Jakarta heheh. Almamaternya kuning, keliatan banget kan kalau lagi jalan. Inget ya, yang kuning banyak, tapi untuk yang ini logonya hijau tosca gituuu.

Alhamdulillah gue udah kuliah selama dua minggu, tiga minggu ditambah ospek, dan yah gue udah lumayan ngerasain gimana capeknya jadi anak kuliah.

Wahai kalian anak SMA yang tidak sabar kuliah, percayalah, kuliah itu bukan waktunya asyik-asyik. Kuliah adalah pengorbanan di mana kalian harus memperjuangkan UKT yang telah dibayar dengan kesuksesan di masa yang akan datang (yah gue juga ga ngerti gue ngomong apa).

Kuliah enak kok, kalo gaada dosen di kelas, wkwkwk.

Gak deng bercanda, di tingkat kuliah kalian lama-lama akan jadi dewasa. Tapi gatau lah ya yang udah biasa manja bakal berubah atau engga wkwkw.

Sedikit cerita pertama kali gue praktek di bengkel, gue ngerusakin meteran yang panjangnya 10 meter. Bala banget ga sih wkwkwk. Baru pertama kali praktek loh padahal, sedih gue sedih.

Mungkin itu aja cuap-cuap gue, pengisi Agustus yang kosong dan awal September yang semoga saja menyenangkan.

Semangat menjalani hidup semua!!

HIDUP MAHASISWA!

HIDUP RAKYAT INDONESIA!








Sabtu, 11 Juli 2015

Sandaran

Nyaman
Aku menemukan tempat yang nyaman untuk bersandar
Melengkapi diri
Yang merasa sepi dalam keramaian

Aku salah
Kau hanya
Ah apa disebutnya
Kau hanya semi-nyaman
Tidak permanen
Tidak selamanya
Tidak seutuhnya

Kau hanya sebagian
Sebagian di hidupku
Sebagian melengkapiku
Bukan seluruhnya

Oh
Kau tidak hilang
Tapi
Kau tak bisa bersamaku lagi

Aku kehilangan tempat bersandar
Kehilangan pelengkap
Terasa dipermainkan
Tapi mungkin, nyatanya tidak

Ah aku lupa
Bukan kamu tempat bersandar sepenuhnya

Maaf Tuhan
Kabut di hati menutup diri
Hanya satu-satulah Engkau
Engkau tempat bersandar untukku selamanya.

SUCI 5 "Gudang Tawa Penghalau Gundah Gulana"

SUCI season 5. Sekumpulan Urang Cakep Indonesia season 5, ah maaf-maaf, niatnya mau bikin ketawa, tapi kayaknya malah bikin emosi. Ga lucu fix. Oke.

Oke ini serius.

SUCI atau yang memiliki kepanjangan Stand Up Comedy Indonesia kini sudah memasuki tahun ke 5 dalam mencari para komika-komika berbakat. Sudah keluar juga lima juara dari tiap tahunnya. Ada Ryan sebagai juara SUCI 1. Ge Pamungkas juara SUCI 2. Babe juara SUCI 3. David Nurbianto juara SUCI 4 dan pendatang baru Muhammad Rizki Rakelna atau yang biasa disapa Rigen adalah juara SUCI di tahun ke-lima ini.

Gue akuin acara ini benar-benar bagus dan layak untuk dijadikan daftar acara tv yang wajib di tonton.

Sekedar info, Stand Up Comedy Indonesia adalah acara kontes komedi yang disampaikan oleh satu orang komika dengan waktu yang telah ditentukan dengan cara penyampaian yang mengandalkan public speaking dan tingkat komedi yang baik.

Stand Up Comedy Indonesia juga punya juri yaitu Raditya Dika, Indro "Warkop" dan Feni Rose. Dulu sih juri SUCI yang perempuan masih sering ganti-ganti, kayak juri tamu gitulah. Semenjak SUCI 4, kayaknya bener SUCI 4, juri perempuannya tetap yaitu Feni Rose.

Jujur ya, gue baru ngikutin SUCI di tahun kedua dan itupun benar-benar baru nonton saat Kemal Palevi close mic. Ya, jagoan gue di SUCI 2 adalah Kemal Palevi, sekali lihat gue langsung jatuh hati sama dia, eh gak taunya hari itu juga dia close mic dan jadi juara 3 di SUCI 2.

Tahun selanjutnya gue terus mengikuti dan yah, gue jadi suka nonton Stand Up Comedy Indonesia. Sampai di tahun kelima adalah acara SUCI yang benar-benar gue pantengin dari babak show sampai akhir. Maklum waktu audisi dan pre-show gue gak tau jadi ketinggalan.

Para komika di SUCI 5 semakin beragam. Ada yang absurd, tukang marah-marah, anak STM, mafia hongkong, penggemar Feni Rose, anak motor, pokoknya beragam. Tapi masing-masing dari mereka punya ciri khas sendiri, itu udah pasti.

Nah setiap gue nonton SUCI 5, gue senang, serius gak bohong. Dari yang galau jadi senang, entah itu karena ketawa dengan komedinya, histeris lihat beberapa komika yang ganteng (hehe) atau lain sebagainya. Benar-benar "Gudang Tawa Penghalau Gundah Gulana".

Tapi dari SUCI ini kita gak hanya diajarkan untuk tertawa mendengar komedi yang dilontarkan para komika, kita juga diajarkan untuk berpikir tentang pesan-pesan yang suka diselipkan oleh para komika di balik komedi mereka. Kita juga belajar bagaimana pembawaan diri di depan panggung. Walaupun gue hanya penonton, gue bisa merasakan bagaimana para komika itu harus membawa diri mereka bukan hanya sebagai sosok yang lucu, tapi juga sebagai sosok yang bisa menyampaikan materi yang tidak sembarangan.

Di SUCI 5 gue juga suka bagian improvisasi, disitu para komika bisa kelihatan benar-benar lepas mengekspresikan gaya mereka, terlepas dari dinilai atau tidak, babak improv menurut gue benar-benar bagus.

VT -VT yang sering tayang juga bagus-bagus, hanya kadang-kadang suka gak jelas. Dan lucunya ketika gue nonton langsung di balai kartini VT itu benar-benar lucu, tapi ketika gue nonton di layar televisi, entahlah kesan lucunya agak berkurang.

Ada sedikit uneg-uneg dari gue, bagaimana kalau acara SUCI ditayangkan di waktu siang atau sore, atau boleh deh malam juga gak apa-apa, asal jangan jam 10 malam. Sumpah ya, ngantuk banget, alhasil gue sering ketinggalan dan beralih nonton re-runnya atau nonton dari youtube. Juga, proses tapping kenapa tidak pagi atau siang, sumpah nih ya kalau boleh curhat dikit, gue selalu pengen nonton SUCI langsung di balai kartini cuma karena acaranya malam dan selesainya bisa dibilang pagi, niat itu kadang-kadang hilang. Yang repotnya tuh kalau gak ada tebengan ke sana, kan jadi susah, gak mungkin kan perempuan pulang malam-malam sendirian, nanti di begal... Oke itu pengalaman pribadi gue aja sih.

Intinya sih gini, Stand Up Comedy Indonesia gue akuin sebagai acara tv yang gak useless. Seperti yang gue bilang tadi, gak cuma untuk ketawa, banyak pelajaran yang  bisa diambil dari acara ini. Ditunggu Stand Up Comedy Indonesia season 6-nya, semoga menghasilkan komika-komika yang lebih bertalenta dan bisa meramaikan panggung perkomedian Indonesia.

Mungkin itu aja review dari gue untuk SUCI 5, ah mungkin untuk SUCI keseluruhan juga. Mungkin tulisan ini juga tidak bisa disebut review, tapi lebih pantas disebut cuap-cuap. Tapi gue berharap tulisan ini bisa jadi referensi orang-orang yang mungkin belum tau tentang SUCI ini.

Maju terus komika Indonesia, tetap bersinar dengan komedi-komedi kalian dan bawalah nama baik Indonesia!

Terima Kasih.

#REVIEWSUCI5

Selasa, 16 Juni 2015

Surat Untuk Ramadhan

Bulan yang suci akan tiba sebentar lagi.
Bulan yang penuh berkah, rahmat, anugerah serta ampunan dari Allah SWT.
Bulan dimana semua orang menahan amarah, lapar, haus, dan hawa nafsu.
Bulan dimana semua sukacita menjadi satu.

Tapi Ramadhan.
Bisakah engkau datang dalam keadaan seperti dulu?
Keadaan di saat aku kecil.
Keadaan di saat aku masih belajar untuk menahan lapar dan haus walau setengah hari.

Ramadhan...
Bisakah engkau membawa keadaan itu?
Aku sungguh merindukannya.
Rindu di saat aku bersama dengan teman menyalakan bunga-bunga api di saat malam hari.
Rindu di saat aku bermain bersama teman selagi menunggu adzan maghrib berkumandang.
Rindu di saat aku ikut membawa obor, ketika penghujung di bulanmu telah datang.

Aku rindu itu Ramadhan.
Aku sangat rindu.
Di mana aku masih bisa bermain dengan lepas.
Ikut beribadah bersama dengan teman-teman.
Pergi shubuh-shubuh bersama nenek untuk mendirikan kewajiban di masjid.
Membantu Mama menyiapkan menu untuk berbuka.

Ramadhan...
Aku mohon, bawa kembali masa-masa itu.
Aku lelah dengan keadaan dewasa ini.
Kamu masih tetap menjadi Ramadhan yang suci.
Hanya, keadaan di sekitarku yang berbeda.
Kebahagiaan berubah menjadi kebosanan.
Keramaian berubah menjadi kesunyian.
Aku tidak suka suasana itu Ramadhan.

Ramadhan...
Aku ingin menyambutmu bersama dengan seluruh orang yang aku sayangi dalam keadaan suka cita.

Sabtu, 13 Juni 2015

@Frimawan

Kalian tau Benedictus Nathanael Indra Frimawan? Itulohhh, komika keren di SUCI 5 yang sekarang masih bersaing untuk memperebutkan gelar juara.

Indra itu kalau stand up kompor gas, materi dia absurd-absurd dan gue suka banget sama materi dia. Gaya pembawaannya juga enak, pokoknya keren. Sejenislah sama Kemal Palevi juga, mereka sama-sama absurd dan gue suka yang absurd-absurd. Heheheh.

Sebenernya sih gue bukannya mau ngomongin ini, itu hanya pembukaan aja biar kalian gak terlalu bingung.

Gue sebenernya......

Mau bilang ini ----> MENTION GUE DI BALES INDRA COY!!!!!

Liat nih!


Gue senang banget parah!

Setelah berkali-kali nimbrungin dia di twitter akhirnya ada yang di balas juga! Sumpah ya, waktu gue liat notif ini gue langsung deg-degan! dan habis itu gue seneng banget! AAAAAAAAAAAA.

Walaupun satu kata doang yaitu "gombal" tapi gue seneng!!!!

Ternyata bahagia itu bisa semudah ini men!

Semoga aja ini bukan tweet pertama dan terakhir gue yang di bales Indra, semoga ada balasan-balasan berikutnya.

Pokoknya suka banget deh sama Indra!! yeay <3

Jumat, 12 Juni 2015

First Kiss



Hari ini gue akan membahas tentang sebuah film dari negara Thailand lagi yang berjudul First Kiss.

Kisah ini berawal dari Sa yang diperankan oleh Kaneungnij Jaksamittanon (คะนึงนิจ จักรสมิทธานนท์) / Rotmay (รถเมล์) yang semasa SMA naksir dengan temannya yang bernama Ohm. Sa, kembali bertemu dengan Ohm setelah beberapa tahun Ohm belajar keluar negeri bersama Pam (kekasih Ohm saat itu).




Tapi ini bukan cerita tentang Sa dengan Ohm. Ini cerita tentang Sa dengan Bass yang diperankan oleh Thakrit Hamannopjit (ฐ ก ฤต เหม อรรณพ จิต) atau Pichasini Tanwiboon / Phet (เพ็ ชร).


Awal mula mereka bertemu adalah di dalam bus. Sa dan Bass duduk di bangku yang sama (bangku bus kan ada dua tuh). Sa sedang membayangkan ciuman pertamanya dengan Ohm, tetapi bayangannya itu buyar karena suara dari Bass. Bass berkata bahwa ada kecelakaan, sehingga Sa melihat kecelakaan itu dari balik jendela bus. Tapi sesuatu terjadi, ketika Sa menoleh ke arah berlawanan, bibirnya dengan bibir Bass bertemu dan alhasil Bass adalah first kiss-nya.


Sa sangat terkejut karena ciuman pertamanya diambil oleh seorang pelajar dan di bus pula secara tidak sengaja. Sa dan Bass beradu mulut, Sa memilih untuk turun setelah ia puas memukuli Bass dengan mapnya.

Ketika Sa sampai di rumah, tertanya ponselnya tidak ada. Sa menghubungi ponselnya dan ternyata ponselnya itu ada bersama Bass. Sa meminta Bass untuk mengembalikan ponselnya, tapi Bass menolak dan malah meledek Sa. Sa mengancam Bass untuk datang ke sekolahnya dan dijawab dengan anggukan santai oleh Bass.

Keesokan harinya Sa ternyata benar-benar datang ke sekolah Bass. Bass akhirnya mengembalikan ponsel Sa dan ia dihukum oleh guru BP-nya.

Dari situlah cerita mereka mulai berkembang. Bass mengetahui kalau Sa akan bertemu dengan temannya di restauran Cina. Di saat hari pertemuan, Bass sengaja datang ke tempat yang sama sehingga membuat Sa kesal setengah mati dengannya.

Di sini Bass ganteng banget, dan aksen Thailandnya saat mengucapkan kata "aw" uhhhh, mirip banget sama Mario Maurer. Parah, cowok Thailand kalau bilang "aw" tuh keren gak tau kenapa. Hehe


Keesokannya, Bass mengajak Sa untuk jalan-jalan. Di situ juga lumayan lucu. Karena perbedaan umur Sa dan Bass (Sa lebih tua daripada Bass) dan karena Sa kesal dengan Bass. Sa jadi berdandan benar-benar seperti Ibu-Ibu, sampai ada dua gadis yang mengatakan bahwa Bass berjalan dengan Ibunya. Ternyata tujuan Bass mengajak Sa bukan hanya untuk sekedar berjalan-jalan, tapi ia ingin menunjukkan bahwa Ohm (orang yang disukai Sa) masih bersama dengan Pam (kekasihnya sejak sekolah).

Sa patah hati karena Ohm membohongi dirinya. Tapi, perasaan Sa sedikit terlupakan karena kedatangan Bass ke kantornya. Bass berpakaian seperti teman-teman kantor Sa dan itu keren parah hahaha.


Bass berkenalan dengan teman-teman Sa dan mengajak mereka semua keluar makan siang. Saat makan siang Bass tidak mengizinkan Sa untuk menerima telepon dan sms dari Ohm. Lalu ia membawa ponsel Sa, sehingga membuat Sa datang ke sekolah Bass dan menyamar menjadi murid di sana.




Dari kejadian di sekolah itulah yang membuat Sa mulai jatuh cinta pada Bass, sedangkan Bass sepertinya memang sudah jatuh hati pada Sa dari awal. Sampai akhirnya mereka resmi menjalin hubungan. Pacaran tentunya.

Perbedaan umur mereka membuat Bass harus tetap menyamar seperti layaknya orang dewasa ketika bersama dengan teman-teman Sa. Yah, namanya juga kebohongan, mau disimpan sampai seberapa lama pun juga akan terbongkar. Kedua teman Sa mengetahui kalau Bass hanyalah seorang pelajar, mereka mempertanyakan hubungan Sa sampai membuat Sa sempat ragu dengan Bass. Tapi ketika Bass meyakini Sa dengan sungguh-sungguh, Sa akhirnya tidak ragu lagi.

Singkat cerita, Bass ternyata adalah anak dari pengusaha kaya di Thailand. Ibunya sudah meninggal dan Ayahnya sangat keras padanya. Bass menyukai musik tapi Ayahnya melarang dia bermain musik dan menyuruhnya untuk mengambil alih perusahaan Ayahnya.

Kisah mereka lumayan rumit dan juga agak membuat haru. Akhir cerita, Bass akhirnya menuruti kemauan Ayahnya untuk mengambil studi bisnis di luar negeri karena Ayahnya mengancam akan menyakiti Sa jika ia tidak menuruti. Mereka berdua terpisah selama lima tahun. Sa tetap setia dengan perasaannya pada Bass, sampai pada suatu hari Bass datang ke apartemen Sa dengan keadaan Bass sudah benar-benar menyelesaikan studinya dan sudah mengambil alih perusahaan Ayahnya (kalau gak salah yaa).

Di adegan ending ini yang bikin tersentuh. Dulu Bass menginginkan Sa untuk mengikatkan dasinya sebelum ia berangkat bekerja. Tapi, ketika mereka berpisah, Bass mengatakan tidak mau agar ia tidak merubah pikirannya demi melindungi Sa. Lalu, saat mereka bertemu, tanpa berbicara apa-apa Bass memberikan dasi kepada Sa dan meminta Sa untuk mengikatkannya.

Mungkin buat kalian ini biasa aja, tapi menurut gue itu sweet banget. Hehehe.

Dan ending yang benar-benar ending, mereka berpelukan melepaskan rindu mereka selama lima tahun...


Pokoknya ini film, wajib masuk ke daftar film yang harus ditonton. Hehehe, yah untuk penyuka film Thailand atau film-film roman aja sih. Ini juga ada komedinya kok, yah walaupun gak banyak. Tapi film ini keren parah, kalau dikasih bintang dari 1-10, mungkin film ini patut dapat 7 bintang!
























Aku Rindu Kalian

Aku rindu kalian, teman-teman yang telah mengukir kenangan.
Aku rindu canda tawa kalian, aku rindu celotehan kalian, aku rindu tangisan kalian, aku rindu tatapan mata kalian, aku rindu tingkah laku kalian.
Kalian terbaik di antara yang baik, pengisi hidupku yang mungkin tidak berwarna tanpa kalian.

Tapi, kemakanah kalian sekarang ini?
Kemanakah canda tawa itu? Kemanakah tangisan-tangisan itu?
Kemanakah tatapan-tatapan bahagia itu?

Lebih baik melihat kalian menangis, daripada melihat kalian menjadi beku.
Beku, seperti es yang berada di kutub utara.
Tanpa ada sapa, tanpa ada ekspresi.
Entahlah, semua terasa kosong.
Hampa, bahkan tidak tersentuh.

Ada apakah ini kawan?
Apakah terjadi sebuah kesalahan?
Tidak bisakah kita kembali memperbaiki itu semua?
Memperbaiki semua keadaan ini dengan mengenang apa yang telah kita lakukan bersama.
Sebuah pengorbanan, untuk membuat nama baik.
Sebuah pengalaman, agar kita menjadi pribadi yang lebih dewasa.

Mungkin kalian ingin meraih cita-cita kalian.
Ya, aku juga sama.
Tapi, apakah itu menjadi penghalang untuk kita semua kembali bersama?
Mungkin, meraih cita-cita bersama lebih mengasyikkan daripada terpaku dengan diri sendiri.

Oh tenang teman, aku tidak memaksa.
Itu hanya pendapatku.
Pendapat seseorang yang merindukan keberadaan kalian.
Pendapat seseorang yang merindukan kebersamaan.

Sahabat, aku rindu kalian.
Apakah kalian juga begitu?