Sabtu, 12 Desember 2015

Electrical

Electrical?

Listrik, kesetrum, toko listrik, tukang listrik, token listrik, pln, telk*m, sutet, menara, kabel, meteran, mati lampu, lambang kilat warna kuning, gelombang, antena, pcb, resistor, dioda, osciloscope, multimeter, ohm, voltase, arus, daya, tesla, edison, biner, ngitung cuma bisa 0 1 abis itu 0 lagi, drafter electrical, sambungan telepon, wireless, instalasi, gambar teknik.

Yah, mungkin itu yang berhubungan dengan kata ELECTRICAL.

Perkenalkan, gue huruf pertama hijaiyah, seorang mahasiswi jurusan teknik elektro di sebuah kampus yang gerbang sama kampusnya jauhnya ga kuku ga nana. Yang ada bis buat ke kampus tapi lebih pantas disebut kopaja, tapi gak apa-apa karena bis itu muat banyak. Sampe bisa ada yang gelantungan di pintu, ga safety sih yang penting sampe kampus. Yeah

Hanya ingin mencurahkan sedikit perasaan di hati. Dulu gue merasa passion gue bukan di sini, gue merasa gue adalah sosok yang mencintai ilmu eksak yang bisa bikin ramuan ramuan, kayak nenek sihir ya, enggak deng maksud gue gue mencintai kimia. See, jauh kan dari unsur ke listrik.

Yah, tapi bukannya gue terpaksa juga masuk ke sini. Mungkin takdir, mungkin apalah itu namanya yang bikin gue mempelajari penemuan tesla, yang bikin gue mempelajari rangkaian, yang bikin gue mempelajari komponen komponen kecil yang ada di peralatan elektronik kalian semua.

Awalnya gue empet banget... Gue merasa gue kualat sama guru elektro gue dari SMP sampai SMA, karena gue gapernah merhatiin, jarang ngumpulin tugas, dan sekarang gue masuk ke dalam dunia itu. Bener kan kayanya gue kualat, engga deng takdir itu takdir.

Jadi setelah gue masuk ke dunia yang gue gak suka dan gue bodoh banget di sana, sekarang gue menjadi.... tetap gak bisa. Bercanda deng, bisa, cuma bukan pro, gue masih amatir, karena rasa malas masih menggerayang di sekeliling gue.

Tapi, setelah dipelajari semakin dalam. Elektro ga buruk-buruk amat, gak parah-parah amat kayak yang gue bayangin. Setidaknya it's fine lah.

Gue hanya berdoa, semoga gue bisa makai toga sesuai dengan target kelulusan gue. Aamiin.

Yaudah gitu aja, gamau baca yaudah, gaada yang nyuruh baca juga, orang gue cuma curhat.

Udah ah, BYE.

Selasa, 01 Desember 2015

Seruan untuk Juru Kritik

Hai kalian para pengkritik
Bukalah mulutmu di saat yang tepat
Sampaikanlah pendapatmu dengan aturan
Tunjukkanlah bahwa dirimu adalah kaum berpendidikan

Hai kalian para pengkritik
Jangan terlalu menghujat suatu kaum
Suatu kaum yang berbeda denganmu
Atau kaum yang tak engkau sukai

Hai kalian para pengkritik
Telaahlah lebih dulu sebelum bertindak
Perhatikanlah terlebih dahulu sebelum menyela
Buktikanlah dahulu sebelum menghujat

Hai kalian para pengkritik
Bukankah lebih baik kalian bersatu?
Bersatu memperjuangkan hal baik bersama-sama
Bersatu membuat perubahan bersama-sama

Bukannya malah mengkritik
Bukannya malah menghujat
Bukannya malah menjatuhkan

Tidakkah kalian tahu, hai kalian para pengkritik?
Membenci akan menghacurkan diri kalian sendiri
Membenci akan memecah belah seluruh insani
Membenci akan membuat dirimu seorang diri

Hai kalian para pengkritik
Kebersamaan atau kehancuranlah yang kalian pilih?

Sabtu, 24 Oktober 2015

Cinta?

Indah

Untuk kau yang merasakannya.

Buruk

Untuk kau yang terlalu jatuh ke dalamnya.

Ya, cinta tak pernah salah

Ia hanya sering disalah-gunakan

Ia hanya sering disalah-artikan

Tidak adil untuk cinta jika ia disalahkan

Karena ia tidak berbuat apa-apa

Kau lah yang berbuat

Kalian lah yang berbuat

Kalian yang menyakiti cinta

Kalian yang mengabaikan cinta

Kalian yang meremehkan cinta

Kalian yang telah membuang cinta

Sehingga sebagian dari kalian yang lain menyalahkan cinta

Cinta tidak patut disalahkan, benar bukan?